Om, tanya rumus dasar listrik tuh apa aja sih? Yang wajib dikuasai pertama kali, jangan yang kompleks dulu ya.. (thx) ********@************ (email address hide for security reason)
Dear readers, khususnya bagi adik-adik yang ingin mengenal dan belajar jauh tentang ilmu ketenaga-listrikan. Di sana terdapat banyak sekali dan ratusan rumus dalam menjabarkan dan menganalisa sistem tenaga listrik khususnya untuk high voltage (tegangan tinggi) dan sifat gelombang tiga phasa.
Di dalam ilmu listrik baik elektronika digital, analog, tegangan rendah, tegangan menengah bahkan sampai dengan tegangan tinggi pada dasarnya mengacu pada satu rumus/hukum yaitu hukum Ohm. Meskipun pada aplikasinya nanti menjadi lebih kompleks terutama untuk sistem tegangan tinggi dikarenakan adanya faktor gelombang, arah vektor arus (polaritas) dan sifat-sifat tegangan tinggi berdasar jarak dan faktor alami lainya.
imageUntuk pelajar/mahasiswa teknik listrik, penguasaan terhadap Hukum Ohm (Ohm Laws) adalah suatu keharusan.
Hukum Ohm dicetuskan oleh Georg Simon Ohm, seorang fisikawan dari Jerman pada tahun 1825 dan dipublikasikan pada sebuah paper yang berjudul The Galvanic Circuit Investigated Mathematically pada tahun 1827.
Hukum Ohm apabila diterjemahkan ke dalam rumus matematika adalah sbb:

image

Kalkulator Hukum Ohm:

Masukkan dua buah nilai yang diketahui ke dalam form kalkulator listrik dibawah, kemudian tekan calculate untuk melihat nilai hasil perhitungan. Input nilai yang diketahui minimal dua nilai besaran, misal: Tegangan dan Tahanan, maka nilai Daya dan Arus dapat dihitung.



Tegangan atau volt E atau V

 Volt (V)
Arus atau current I

 Ampere (A)
 Tahanan atau resistansi R = 

 Ohm (Ω)
Daya atau power P

 Watt (W)
Nilai R dari nilai impedance Z  



Creative Commons License You may share this document under Creative Commons License – Terima kasih telah membaca tulisan ini. © 2011 Ari Sulistiono, Indonesian Electrical Engineer.